Cilacap — VISTANEWS.CO.ID // BPJS Kesehatan Cabang Kabupaten Cilacap bersama Komisi IX DPR RI menggelar kegiatan sosialisasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Dusun Ciwalen, Desa Ciwalen, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, pada Jumat, 25 September 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang diselenggarakan oleh pemerintah.
Anggota Komisi IX DPR RI, Teti Rohatiningsih, menjelaskan bahwa sosialisasi ini menjadi langkah krusial untuk mengatasi berbagai kendala di lapangan, khususnya terkait minimnya pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban mereka sebagai peserta JKN.
“Selama ini kami menemukan berbagai kendala di lapangan karena masyarakat belum memahami secara utuh hak dan tanggung jawab mereka dalam program JKN, baik peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) maupun peserta mandiri. Melalui sosialisasi ini, kami mengajak masyarakat untuk bergotong royong dan rutin membayar iuran. Prinsip utama program ini adalah dari kita, oleh kita, dan untuk semua,” tegas Teti.

Teti menyoroti besarnya manfaat program JKN, terutama bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan penanganan medis untuk penyakit berat atau mayor. Tanpa penjaminan JKN, biaya pengobatan tersebut sangat memberatkan masyarakat. Selain itu, ia mengimbau warga untuk terus menerapkan pola hidup sehat.
“Kami mendorong masyarakat untuk memperkuat budaya hidup sehat. Saat ini, penerimaan iuran peserta secara nasional berada di angka sekitar Rp14 triliun per bulan, sedangkan klaim pelayanan kesehatan mencapai Rp16 triliun per bulan, sehingga terjadi defisit sekitar Rp2 triliun setiap bulannya. Oleh karena itu, pemerintah bersama Komisi IX DPR RI menjalankan langkah mitigasi melalui program pemeriksaan kesehatan gratis serta peningkatan nutrisi melalui penyediaan makanan bergizi,” tambahnya.
Secara khusus, Teti berpesan kepada warga Dusun Ciwalen dan sekitarnya untuk senantiasa menjaga kesehatan dengan istirahat yang cukup, mengonsumsi makanan bernutrisi, serta mengelola pikiran dengan baik. Ia juga meminta warga untuk mendukung program pemerintah dengan rutin membayar iuran JKN tepat waktu.
Pada kesempatan yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kabupaten Cilacap, Anif Saofika P., menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini berfungsi memberikan informasi yang akurat secara langsung agar masyarakat tidak terpengaruh oleh isu-isu hoaks yang beredar di media sosial.
“Melalui pertemuan ini, kami ingin memastikan masyarakat menerima informasi yang benar. Di Kabupaten Cilacap, rata-rata terdapat 15.000 peserta yang mengakses layanan kesehatan setiap hari. Kami mengingatkan warga untuk selalu memeriksa status kepesertaan BPJS Kesehatan sebelum sakit agar layanan dapat digunakan secara optimal saat dibutuhkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Anif Saofika P. menambahkan bahwa masyarakat dapat mengurus administrasi dan mengecek status kepesertaan dengan mudah melalui layanan PANDAWA via WhatsApp di nomor 0811-8165-165.
Reporter: Dani







