CILACAP, WWW.VISTANEWS.CO.ID ll Tradisi Mieling Desa Panulisan kembali digelar sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus upaya menjaga sejarah dan budaya masyarakat Desa Panulisan, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap.
Kegiatan yang digelar Sabtu (22/8/2026) tersebut diselenggarakan Komunitas Adat Mbah Mayasinga dan dipusatkan di Lapangan Cempaka Buniseuri, Desa Panulisan. Rangkaian kegiatan diawali dengan napak tilas dan ziarah ke sejumlah makam serta petilasan yang berkaitan dengan sejarah Desa Panulisan.
Peserta mengunjungi Makam Keramat Petilasan Sarongge, Mbah Mayasinga, Makam Ambu Sekar melati, hingga Makam Raden sungging purbangkara atau Raden juru tulis (Gunung Panulisan). Rangkaian tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengenang para leluhur yang dianggap memiliki peran penting dalam sejarah awal terbentuknya Desa Panulisan.
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, Ahmad Fatoni, mengapresiasi penyelenggaraan Mieling Desa Panulisan. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya masyarakat dalam menjaga keberlangsungan adat dan budaya lokal.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, tokoh masyarakat, tokoh adat, kepala desa, serta masyarakat luas yang telah bekerja sama melestarikan kebudayaan,” ujar Ahmad Fatoni.
Menurutnya, ziarah ke makam leluhur juga mengandung nilai edukasi bagi generasi penerus agar memahami sejarah dan menghargai jasa para pendahulu.
“Sebagai generasi penerus, kita berkewajiban menanamkan nilai-nilai adiluhung kepada generasi muda demi menjaga kelestarian warisan tersebut,” katanya.
Ahmad Fatoni menambahkan, pelestarian adat istiadat dan ritus masyarakat sejalan dengan upaya pemajuan kebudayaan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.
Sementara itu, Kepala Desa Panulisan, Koko Waskono, mengatakan Mieling digelar untuk mengenang jasa para leluhur yang menjadi bagian dari sejarah berdirinya Desa Panulisan.
“Alhamdulillah, kegiatan Mieling Desa Panulisan dilaksanakan untuk mengenang jasa para leluhur pendiri desa. Melalui kegiatan ini, kami berharap tradisi dan nilai-nilai luhur dapat terus dilestarikan,” kata Koko.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda tahunan yang dikawal oleh masyarakat, terutama generasi muda.
Antusiasme masyarakat terlihat dalam pelaksanaan napak tilas. Warga dari Dusun Buniseuri dan sebagian wilayah Panulisan Timur turut mengikuti perjalanan menuju sejumlah makam dan petilasan leluhur.
Ketua Panitia Mieling Desa Panulisan, Beni Siswanto, mengatakan kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk mengenalkan kembali sejarah Desa Panulisan kepada generasi muda.
“Alhamdulillah, pada hari ini telah dilaksanakan kegiatan Mieling Desa Panulisan, sebuah tradisi napak tilas untuk menghormati para leluhur dan pendiri Desa Panulisan,” ujarnya.
Beni menjelaskan, sejarah awal Desa Panulisan tidak terlepas dari wilayah yang kini dikenal sebagai Panulisan Timur, tepatnya Panulisan Kolot, Dusun Cirungkun. Kawasan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam sejarah awal permukiman para pendiri Desa Panulisan.
Karena itu, ia mengajak generasi muda untuk terus mengenal dan melestarikan adat serta budaya lokal agar tidak hilang ditelan zaman.
Setelah rangkaian napak tilas dan ziarah, kegiatan dilanjutkan dengan pagelaran seni tradisional. Masyarakat disuguhi pertunjukan ibing ronggeng, singa depok, serta wayang golek. Acara juga dimeriahkan dengan penampilan tari jaipong yang dibawakan oleh anak-anak berprestasi dari Kecamatan Dayeuhluhur.
Beni menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, panitia, pemerintah daerah, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Mieling Desa Panulisan diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan tahunan, tetapi menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal sejarah, merawat tradisi, serta memperkenalkan seni dan budaya lokal kepada generasi muda.
Reporter: Dani







